Pages

Labels

Sabtu, 28 Desember 2013

Bidadari manisku

    wajahnya mempesona, berikan senyuman tanda tanya, yang semakin membuatku teesepona melihatmu, hay cantik, kau hanya menjadi impianku, apakah cinta itu buta? apakah cinta dapat direkayasa? aku ingin menjadikanmu nyata dihatiku, bukan hanya di mimpiku saja. wajahmu cantik seperti bidadari, dan manis seperti peri, kapan kita bisa bertemu lagi? apa harus menunggu saat liburan telah usai?
      apakah kita bisa bertemu diluar jam mengajar kita? pertanyaan yang sulit untuk kamu jawab, menjadi pengagummu saja aku sudah bahagia, apa lagi bisa menjadi pendampingmu. padahal dirimu selalu berpesan untuk jangan lagi berharap untuk mendapatkan cintamu, karena dirimu dah memiliki cowok idaman. tapi jujur aku gak bisa jika harus berhenti berharap. tapi jika suatu saat nanti kamu resmi mnjadi kekasih orang, ijinkan aku tetap menjadi pengagummu meskipun aku dah tak mempunyai kesempatan dan harapan untuk menjadi pendampingmu.
       aku selalu mendoakan yang terbaik untuk dirimu pujaan hatiku. Aku sadar, aku terlalu bodoh untuk menyatakan bahwa aku suka sama kamu, itu kesalahan terbesarku tapi apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur, dan kamu sudah mengetahui jika aku sudah menyukaimu bahkan mencintaimu, sehingga sikapmu tak seramah dulu denganku, maafkan aku jika aku terlalu berharap padamu, karena kamu wanita terindah yang pernah aku kenal. I LOVE YOU

0 komentar:

Posting Komentar